Gaya Hidup Minimalis

rumah-miniemalis Gaya Hidup Minimalis

rumahminiemalis.com – Hidup Minimalis mulai tren di beberapa kota besar, menjadi tandingan keinginan punya barang banyak, dan sebagian orang malah ingin hidup dengan sedikit barang. Dimana mereka memberi semua barang yang dimiliki dan pindah ke ruangan berdinding putuh di ke 4 sisi dengan hanya matras.

Terdengar sedikit menakutkan ya? Padahal, seperti dilansir dari apartmenttherapy, gaya hidup minimalis sangat mungkin dikompromi dengan membuat langkah-langkah kecil untuk menemukan style sesuai kebutuhan Anda.

Supaya bisa memutuskan demikian, sebaiknya Anda harus tahu dulu apa sebenarnya gaya hidup minimalis itu. Dikutip dari theminimalists, gaya hidup satu ini merupakan alat untuk membantu Anda menemukan kemerdekaan diri.

Bebas dari rasa takut, cemas, bersalah, dan berlebih. Kebebasan ini secara mudah diukur dari melepaskan kebiasaan konsumtif dengan berpikir ulang ketika hendak membeli suatu barang.

Baca juga

Jika memang butuh, saat membelinya Anda tak akan merasa terbebani, itulah kebebasan sebenarnya yang diusung gaya hidup minimalis. Menerapkan gaya hidup minimalis bukan berarti Anda tidak boleh punya mobil, rumah tinggal, bahkan keluarga.

Tapi, kebahagiaan yang ingin diraih dengan hidup minimalis tak seharusnya didapat dari barang, melainkan cara menjalani hidup itu sendiri.

Mungkin akan susah di langkah pertama, namun trik mudah jika Anda memang ingin memulai gaya hidup minimalis, yakni dengan selalu bertanya pada diri sendiri, “Apakah saya benar-benar membutuhkannya?”

Tak bisa ditampik kalau minimalis adalah satu kata dengan banyak makna beberapa waktu belakangan. Sebagian mungkin mengiranya sebagai gaya hidup para ektremis, namun tak sedikit juga yang menganggapnya sebagai hidup dengan cukup.

Jadi, kalau bisa dijabarkan, apa sih manfaat penerapan gaya hidup minimalis? Secara tak langsung, lifestyle ini berpengaruh pada keadaan keuangan yang harusnya lebih aman. Dengan begitu, rasa cemas tentang tagihan dan hal-hal serupa otomatis akan berkurang.

Dengan begitu, tingkat stres dalam diri diharapkan bisa jauh merosot. Juga, membuang barang yang selama ini ternyata tak dibutuhkan dipercaya bakal memberi ruang gerak baru di rumah untuk memunculkan pikiran lebih segar. Anda nantinya dipercaya akan menghabiskan banyak waktu dengan membentuk pengalaman ketimbang membeli barang.

Karena fokus hidup Anda tak ada pada barang, bukan tak mungkin Anda bakal membangun hubungan, entah dengan keluarga, teman, dan pasangan, dengan kualitas lebih baik, lantaran Anda fokus.

Minimalis juga memungkinkan Anda mendapatkan barang terbaik. Logikanya, Anda lebih baik punya hanya satu laptop, namun memenuhi semua kebutuhan, ketimbang memiliki beberapa barang tersebut dengan kualitas biasa-biasa saja. Jadi, Anda tertarik menerapkan gaya hidup minimalis?

Related posts