Pastikan Area kamar mandi Sebelum Bangun Rumah

rumah-miniemalis Pastikan Area kamar mandi Sebelum Bangun Rumah

rumahminiemalis.com – Kamar mandi menjadi bagian rumah yang dipersiapkan matang saat membangun, dikarenakan aktivitas pengguna cukup tinggi. Jika kebocoran pada area kamar mandi baik itu lantai ataupun penampung air dapat mengakibatkan rembesan air pada dinding dan plafon.

terutama hunian yang memiliki lantai dua atau lebih. Jika dibiarkan saja tentu akan berakibat buruk bagi ketahanan rumah karena area menjadi rentan lembab, berjamur, lumut hingga terjadinya kerusakan pada plafon.

Untungnya ada produk pelapis kedap air atau waterproofing yang bisa menjadi penyelamat Anda. Pelapis kedap air ini ragamnya sangat banyak bisa puluhan jenis. Di Indonesia, umumnya masyarakat awam (selain profesi di dunia konstruksi) sangat mengenal produk pelapis kedap air jenis cat atau Paint Waterproofing.

Namun dari sisi peruntukan, jenis paint waterproofing ini sifatnya perbaikan. Dalam jangka waktu tertentu jika terekspos cuaca atau bahkan air secara terus menerus membuat kerekatan waterproofing menjadi lemah.

1 sampai 1,5 tahun lagi mungkin Anda perlu melakukan pelapisan ulang supaya tidak ada area yang bocor.
Padahal pelapis kedap air yang baik seharusnya memiliki usia yang sangat panjang, selama bangunan itu dipakai dalam hal ini area kamar mandi. Namun, Anda jangan khawatir karena ada jenis waterproofing lain yang memiliki daya rekat kuat yakni Cement Based Waterproofing.

rumah miniemalis Pastikan Area kamar mandi Sebelum Bangun Rumah

Mortar Utama Weber sebagai pelopor semen instan telah lama memiliki produk pelapis kedap air yang masuk kategori Cement Based Waterproofing yakni MU-600 DryShield.

General Product Manager Mortar Utama Weber, Joni Kho menjelaskan bahwa MU-600 DryShield adalah bahan pelapis kedap air yang dirancang khusus dengan Crackbridge Technology – formula inovatif yang mudah diaplikasikan serta kuat dan merekat terhadap beton.

“MU-600 DryShield memiliki daya rekat tinggi, tidak beracun, dan tidak korosif sehingga aman untuk diaplikasikan pada beragam area basah, seperti kamar mandi, dak beton, balkon, ataupun area terendam seperti ground water tank, basement, hingga kolam renang,” ujar Joni di Jakarta.

Pelapis kedap air MU-600 DryShield, lanjut Joni, tepat sekali digunakan saat dalam proses pembangunan karena sifatnya lebih preventif.

“Sejak bangunan itu dibangun, sudah dilapisi MU-600 DryShield. Jika dilakukan dengan benar maka sepanjang bangunan itu ada, tidak perlu di waterproofing lagi. Tentunya Anda tak perlu keluar dana lagi setiap tahun untuk mengatasi masalah kebocoran di area kamar mandi maupun dinding.

Cara pengaplikasiannya pun sangat mudah tidak beda jauh dengan waterproofing pada umumnya. Syarat utama untuk menggunakan waterproofing itu medianya harus cukup rata, selengkapnya Anda bisa klik di sini.

Kemampuan MU-600 DryShield dalam melapisi lantai maupun dinding di area kamar mandi tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan hasil uji, MU-600 DryShield bahkan mampu melapisi kolam sedalam 15 meter dengan durasi waktu sepanjang usia kolam yang mencapai puluhan tahun.

“Jika terjadi kebocoran perlu ditelusuri dulu asalnya dari mana. Jika terjadi retakan ukuran mikro, MU-600 DryShield masih mampu menjembatani dan menjadi lapisan dinding. Jika retakannya besar ada kemungkinan kegagalan struktur,” jelas Joni.

Related posts